Rata-rata bayi mempunyai tinggi kira-kira satu kaki, delapan inci pada
waktu dilahirkan. Dalam waktu 20 tahun berikutnya, manusia berkembang
tiga kali lipat dari panjang tubuh ketika ia dilahirkan dan mencapai
tinggi rata-rata sekitar lima kaki delapan inci.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP_tD7uj76mxKoQ7QOOICQ13I6fQ0JBbT49qH6qWLowoNAS33LL2LA9ZVTbKyhiBvKOK4gdRej4NyMlgQPZiLLEO_y7x1BrP2uoZ_hSrI1Ccd2ZLE3QjlI7wwkIhU0oc66iQcQWAZVBFo/s400/2-11a.jpg
Mengapa manusia tidak terus bertumbuh? Apa yang membuat tubuh berhenti
bertambah besar? Di dalam tubuh terdapat sistem kelenjar-kelenjar yang
dinamakan kelenjar-kelenjar endokrin yang mengendalikan pertumbuhan
tubuh kita.
Kelenjar-kelenjar endokrin adalah: kelenjar tiroid (kelenjar gondok) di
leher, kelenjar di bawah otak yang menempel pada otak, kelenjar timus
yang terdapat di dalam dada, dan kelenjar kelamin. Kelenjar di bawah
otak adalah kelenjar yang merangsang pertumbuhan tulang-tulang kita.
Jika kelenjar itu terlalu banyak bekerja, lengan dan kaki kita tumbuh
terlalu panjang serta tangan dan kaki kita menjadi terlalu besar. Jika
kelenjar tidak bekerja cukup keras, kita mungkin akan tumbuh sebagai
orang kerdil.
Seorang anak dilahirkan dengan kelenjar timus yang besar dan kelenjar
itu tetap menjadi semakin besar selama masa kanak-kanak. Ketika seorang
anak mencapai usia 13 atau 14 tahun, kelenjar timus mulai menyusut.
Kelenjar timus dan kelenjar kelamin mungkin mempunyai hubungan tertentu.
Selama kelenjar timus bekerja, kelenjar-kelenjar kelamin tetap kecil.
Pada waktu kelenjar-kelenjar kelamin berkembang, kelenjar timus berhenti
bekertja. Inilah sebabnya mengapa ketika seseorang menjadi dewasa
secara seksual pada usia kira-kira 22 tahun, ia akan berhenti bertumbuh!
Kadang-kadang kelenjar-kelenjar kelamin terlalu cepat berkembang dan
menghambat pertumbuhan kelenjar timus lebih cepat. Hal ini sering kali
membuat seseorang mempunyai tinggi badan di bawah rata-rata.
Karena kaki kita bertumbuh lebih lambat dan lebih dari bagian-bagian
tubuh lainnya, perkembangan awal ini membuat kaki menjadi pendek. Itulah
sebabnya mengapa orang-orang berkembang terlalu cepat sering kali
bertumbuh pendek dan gemuk. Napoleon adalah contoh dari jenis orang ini.
Jika kelenjar-kelenjar kelamin berkembang terlalu lambat, kelenjar timus
tetap bekerja dan orang itu menjadi lebih tinggi dari ukuran tinggi
rata-rata. Sebenarnya, kita tetap bertumbuh sedikit bahkan setelah
mencapai usia 25 tahun, dan kita mencapai tinggi maksimum kira-kira pada
usia 35 atau 40 tahun.
Setelah itu tubuh kita menyusut kira-kira setengah inci setiap 10 tahun
sekali! Alasan untuk ini adalah mengeringnya tulang-tulang rawan di
dalam sendi-sendi kita dan di dalam tulang belakang pada waktu kita
bertambah tua.
Tampilkan postingan dengan label 2. SAINS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2. SAINS. Tampilkan semua postingan
Rabu, 21 Maret 2012
Penyebab Kebotakan
5 Penyebab Kebotakan
Posted by: LAELAMARUFI on: 14 April 2010
i
1 Votes
Sekitar 1/3 dari pria mengalami pola kebotakan pada usia 45 tahun. Kondisi sosial dan ekonomi dipertimbangkan sebagai salah satu penyebab. Pola kebotakan pada pria adalah jenis umum dari kebotakan, dimana rambut rontok dengan pola tertentu dimulai diatas kedua pelipis dan menghasilkan suatu bentuk-M pada garis rambut. Diperkirakan sekitar 80% kasus merupakan keturunan.
Penelititan ini diketuai oleh Dr. Vincent Mooser dari GlaxoSmithKline, Dr. Brent Richards dari Fakultas Kedokteran Universitas McGill, dan Dr. Tim Spector dari King’s College. Penelitian yang juga dilakukan di Iceland, Switzerland, dan Belanda ini dilakukan pada 1125 pria Kaukasia yang mengalami pola kebotakan. Mereka menemukan 2 varian genetik yang masih belum diketahui pada kromosom 20 yang berhubungan dengan angka peningkatan kebotakan pada pria. Para peneliti mengkonfirmasikan temuan ini pada penelitian lain yag melibatkan 1650 pria Kaukasia.
“Saya memperkirakan bahwa pola kebotakan pada pria ini disebabkan oleh genetik yang sama pada non-kaukasia,” kata Richard, asisten profesor di epidemiologi genetik, “namun kami belum meneliti populasi tersebut sehingga masih belum didapatkan bukti yang pasti.”
Meskipun para peneliti tersebut mengatakan penemuan ini adalah suatu terobosan ilmiah, namun mereka juga menyebutkan bahwa terapi untuk kebotakan pada pria belum ditemukan. “Kami hanya mengidentifikasikan penyebabnya, mengobati kebotakan pada pria akan membutuhkan penelitian lebih lanjut,” kata Richard. “Namun tentu saja langkah pertama menemukan obatnya adalah mengidentifikasikan penyebabnya.”
Para peneliti sudah lama menemukan bakwa varian genetik dari kromosom-X berkaitan dengan pola kebotakan pada pria. Hal tersebutlah yang menjadi dasar pernyataan bahwa kebotakan diturunkan dari sisi Ibu. Bagaimanapun juga, kemungkinan kebotakan ini terjadi karena beberapa jenis gen. Sampai sekarang, belum ada yang berhasil mengidentifikasikan jenis gen yang lain. Kesimpulan yang dapat diambil adalah 1 dari 7 pria memiliki risiko mempunyai varian genetik penyebab kebotakan tersebut.
Kelainan DNA merupakan satu dari tujuh penyebab kebotakan dini yang dialami sebagian pria, demikian kesimpulan yang diperoleh tim peneliti internasional.
Hasil analisa DNA dari 5000 sukarelawan termasuk pria dengan kebotakan dini maupun tidak berhasil menemukan dua rantai genetik yang berkaitan dengan kebotakan dini. Satu dari tujuh pria memiliki kedua variasi gen seperti yang dilaporkan Nature Genetics.
Para peneliti mengatakan, keberhasilan memprediksi proses kebotakan akan mendorong pengembangan cara pencegahan terjadnya kebotakan. Satu dari gen resoptor androgen berkaitan dengan penyebab kebotakan dini pada pria terletak pada kromosom 20 yang terdapat dalam gen.
Kebotakan dini pada pria atau dikenal dengan androgenic alopecia, diyakini akan diwariskan pada keturunan penderita. Para peneliti mengatakan, perlu kerja keras lebih jauh untuk mengetahui pengaruh gen terhadap resiko kebotakan.
Hal yang sama juga ditemukan peneliti lain di Inggris, Islandia dan Belanda terhadap sekelompok masyarakat yang mengalami kebotakan dini, dan yang mengejutkan dialami sejumlah wanita.
Studi kedua yang dipublikasikan Nature Genetics menemukan keterkaitan antara kebotakan dan kromoson 20.
Peneliti asal Jerman mengatakan, gen pria yang menderita kebotakan terdapat kromosom X yang diwariskan dari ibu penderita.
Menurut mereka,berbeda dengan kromosom x, kromosom 20 diwariskan dari ayah dan ibu penderita, dan mungkin menjadi alasan mengapa kebotakan secara bersamaan terjadi pada ayah dan anak.
Peneliti asal Kings Collage London, Dr Tim Spector mengatakan, pihaknya menemukan sekitar 14% pria mewariskan kedua variasi gen tersebut.
“Sekarang kami memiliki sebuah alat diagnosa bagi mereka yang ingin mengetahui kemungkinan kebotakan pada rambut mereka sebelum usia 50 tahun. Akan tetapi kemungkinan alat tersebut tidak akan digunakan banyak orang dikarenakan belum ditemukan cara pencegahan kebotakan dini,” ujarnya.
Dia menambahkan, pihaknya berharap kepada perusahaan farmasi untuk mengembangkan krim,jel atau pil untuk mencegah dimulainya kebotakan dini.
“Harapan lain adalah diketahuinya bagaimana gen tersebut bekerja. Hal tersebut membuat terapi gen lebih mudah dilakukan untuk mengatasi problem kebotakan,” tambahnya.
Profesor Van Randall dari pusat penelitian kulit Universitas Bradford mengatakan, perkembangan penemuan sungguh menganggumkan meskipun masih terjadi perdebatan apakah kaum pria diuntungkan dengan sejumlah penemuan mengenai masalah kebotakan.
Dia menambahkanan,”Lebih mudah mencegah ketimbang menumbuhkan rambut mereka. Karena masalah kebotakan pada pria lebih disebabkan karena masalah keturunan dan dapat dimengerti bahwa seharusnya segera ditemukan upaya pencegahannya,” ujarnya.
Kebotakan merupakan salah satu masalah umum yang terjadi pada rambut. Masalah ini bisa terjadi pada perempuan ataupun laki-laki, namun unumnya banyak terjadi pada kaum laki-laki.
Masalah kebotakan biasanya diawali dengan rambut yang mudah rontok dan patah. Rambut yang rontok ini biasanya dimulai dari d.ahi dan makin lama makin mundur, sehingga menyebabkan kebotakan di daerah depan kepala.
Namun, pada beberapa orang justru ada yang mengalami kebotakan di daerah tengah rambutnya. Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan kebotakan, beberapa diantaranya mungkin tidak bisa dikontrol.
Berikut ini adalah beberapa penyebab kebotakan, seperti dikutip dari eHow, Jumat (14/8/2009):
1. Faktor turunan, American Academy of Family Physicians menyatakan bahwa penyebab kebotakan yang paling umum adalah karena faktor keturunan. Jika orang tua mengalami kebotakan maka kemungkinan salah satu anaknya ada yang mengalami kebotakan juga.
2. Hormon yang tidak seimbang, penyebab kebotakan karena hormon yang tidak seimbang seperti androgens dan estrogens atau tidak terlalu aktifnya kelenjar tiroid. Kondisi hormonal ini bisa diatasi dengan mengunjungi dokter dan melakukan perawatan.
3. Efek setelah operasi, American Academy of Family Physicians mengatakan bahwa kebotakan kadang-kadang terjadi tiga atau empat bulan setelah menjalani operasi besar. Namun, setelah beberapa waktu berlalu rambut bisa tumbuh kembali.
4. Pengaruh obat-obatan, beberapa pengobatan seperti pengencer darah, pengobatan untuk tulang, kemoterapi dan obat antidepresi bisa menyebabkan rambut rontok yang dapat memicu kebotakan.
5. Akibat infeksi jamur, infeksi jamur yang terjadi di kulit kepala bisa menyebabkan kebotakan, sebaiknya segera diobati dengan obat anti jamur atau berkonsultasi dengan dokter kulit.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kebotakan, kecuali untuk faktor-faktor tertentu yang memang tidak bisa dicegah. Untuk mencegah kebotakan ikuti beberapa langkah berikut ini:
1. Awali pagi Anda dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, akan memberikan nutrisi yang bisa melindungi kulit kepala dan kantung rambut. Makanan yang mengandung protein tinggi sangat baik untuk pertumbuhan rambut dan kuku.
2. Cobalah untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih. Air adalah salah satu cairan yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk rambut, karena kulit kepala akan menjadi lebih sehat jika banyak air putih yang masuk ke dalam tubuh.
3. Konsumsilah multivitamin. Khususnya yang mengandung nutrisi seperti beta karoten yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perawatan rambut.
4. Minum vitamin B kompleks karena mengandung protein tinggi yang baik untuk rambut, kuku dan kulit. Jika kulit sehat, maka akan membuat kulit kepala menjadi lebih sehat sehingga mencegah kebotakan dan mendorong pertumbuhan rambut.
Setelah mengetahui penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya, mudah-mudahan Anda bisa terhindar dari masalah kebotakan ini.
http://narutosakti.blogspot.com/2009/08/5-penyebab-masalah-kebotakan.html
Like this:
Be the first to like this post.
Tinggalkan Balasan Cancel reply
search
terkini
- Penting! Saat Puasa Jangan Berbuka dengan Gorengan dan Es
- Ilmuwan: Khitan, Anjuran Modern Abad Ke-21
- Sepuluh Hal Unik Dari Kegiatan Tubuh Kita
- 3 Tipe Motivasi di Dunia Kerja
- Senyum Pembawa Masalah
- Ternyata tertawa itu bisa menular
- Manfaat Ilmiah Membaca Al Quran
- Biografi singkat Imam Al-Bukhari
- Orang-orang yang didoakan oleh Malaikat
- Waktu tidur yang tak dianjurkan dalam Islam
Tulisan Teratas
- Ambigram, Seni Tulisan yang Mengagumkan
- Waktu tidur yang tak dianjurkan dalam Islam
- 4 Cara Mengatasi Migren
- 3 KEKAYAAN ALAM LANGKA DI DUNIA DARI INDONESIA
- CARA MENCEGAH INFLUENZA DENGAN MUDAH
- Penyebab Hilang Nafsu Makan
- Di usia matang PRIA akan lebih menarik di mata wanita
- CARA MENGAKTIFKAN OTAK TENGAH (MID BRAIN)
- KHASIAT IKAN TONGKOL BAGI KESEHATAN
- Sosis Sapi Belum Tentu Halal, Kajian Ilmiah Prof Dr Noor
archive
- 17 tahun (12)
- Artikel (190)
- Info (14)
- iptek (2)
- islam (23)
- kisah islami (9)
- karyaku (4)
- Kesehatan (115)
- kuliner (7)
- Pengetahuan (33)
- tips (7)
- Uncategorized (137)
- unik (22)
guest
Tumbuhan Pemangsa Binatang
Venus si Tumbuhan Pemangsa Serangga
Serangga seringkali terkecoh oleh tumbuhan Venus. Tampilan venus beraroma khasnya mampu memancing serangga untuk menghampiri dan hinggap di tubuh Venus. Dengan tanpa curiga sedikitpun, serangga sering mendekat tanpa merasa curiga padahal bahaya sedang mengintainya.
Saat serangga menghampiri dan hinggap di tubuh Venus, langsung saja Venus bergerak melipat dan menutup rapat daun-daunnya. Katup yang tedapat di tubuh Venus seperti bertaring laksana mulut suatu hewan. Gerakan tutup katupnya sering membuat serangga terperangkap di antara daun-daun. Katup ini semakin lama semakin erat apitannya.
Venus lantas mengeluarkan cairan penghancur dan pelarut daging. Karena tidak hanya serangga, katak sekalipun kerap jadi korban tumbuhan ini. Dalam waktu yang cepat, Venus melumat mangsanya sampai hancur seperti bubur lalu melahap korban.
Tumbuhan Venus mampu menutup daun-daunnya dengan cepat sekali. Bila manusia mengatupkan jari tangannya dengan cepat maka Venus lebih cepat lagi dibandingkan manusia. Terbukti, manusia sering meleset saat menangkap seekor lalat yang sedang hinggap pada telapak tangannya, sebaliknya tumbuhan Venus dengan mudah melakukannya.
Sistem elektrik rumit yang dimiliki tumbuhan Venus yang membantu Venus mahir sekali melakukannya. Seandainya Venus memiliki kemampuan berfikir, apa yang akan dilakukannya dengan modal kemampuannya tersebut? Ini semua mahakarya sang pencipta, Allah Swt. Seperti firman Allah: Dan berapa banyak binatang yang tidak dapat membawa rizkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Ankabuut, 29:60) [harunyahya.com]
Blog Archive
- ► 2012(112)
- ► March(39)
- Makena Menyanyikan Lagunya Adele
- Oneng Turut Teriak Memprotes kenaikan BBM
- Google Analytics Menambah Daftar Mesin Telusur
- Myfa: Alquran untuk Anak Buat Salma
- Tonggak Sejarah bagi Publik Sepakbola Gresik
- “Job Manggung yang Padat” A la Raisa
- 8 Tindakan Pengamanan PC Notebook
- Kapankah Xperia Sola akan Hadir di Indonesia?
- Goodreads Hadir di Pinterest!
- Samsung Galaxy M Style
- 5 Quote Islami Pemain Sepakbola Dunia
- Album ke-6 The Cranberries: Roses
- ColorZilla for Google Chrome
- Google Analytics Versi Baru
- Bintang Film Horor The Witness: Gwen Zamora
- 3 Lelaki Batak 1902
- Pengumuman Perlombaan Lomba Blog Sotoji
- Taylor Swift Mengungguli Lady Gaga dan Adele
- Persib, Wilujeung Milangkala 79 Taun!
- Petani Stroberi di Ciwidey Resah
- Foto Barudak Leutik tahun 1896
- Wow! Adele Membeli Rumah Senilai £2.5 Juta
- Pure Saturday Bawain Lagu Slank
- Android Market Berganti Baju Menjadi Play Shop
- Jessica Simpson Telanjang di Sampul Elle
- Kompetisi 50 Aplikasi Terbaik Android
- Android Produk Awal hingga Ice Cream Sandwich
- Sejarah Teknologi Android
- Sejarah Teknologi Symbian
- Lucu! Anjing Bermain Piano dan Bernyanyi
- 10 Album Musik Dunia Direkam di Rumah
- Dokumen Lagu Michael Jackson Dibobol Hacker
- Isi Ulang, Cek Saldo/Bonus, Pemakaian dan Transfer...
- Roy Simangunsong Resmi Diumumkan Yahoo! Indonesia
- Senangnya Memiliki Modem Indosat Internet dari Viv...
- Indonesia Negara Paling Bahagia!
- Tips Menciptakan Pencahayaan Terang
- Sejarah Helm Masa Perang Dunia II
- PusatHosting.Com itu “Web Hosting Surabaya”
- ► February(47)
- Terlanjur Menjual Nama Adetruna
- Diva Baranita Grup Penyanyi Polwan
- Kelelawar Berwajah Mengerikan
- 4 Cara Menarik Hati Pria Idaman Melalui Pandangan
- Peranan Keluarga Menurut Stephen R. Covey
- Tips Memesan/Reservasi Kamar Hotel
- 3 Faktor Penting Menginap di Hotel
- Syarat Membuka Lapak di Sentral Bisnis Warung Loba...
- Mengenal Mantan Pemain Persib Hilton Moreira
- Cerita Si Dya dan Sotoji
- Suparwono Manusia Tertinggi di Indonesia Meninggal...
- ► March(39)
- ▼ 2011(274)
- ▼ July(32)
- Persiapan Brasil Menggelar Piala Dunia 2014
- Kita Tingkatin Lalu Lintas Blog, yuk?!
- Karir Sang Maestro Betawi: Benyamin Sueb
- Video Zemanta: Fungsi Penggunaannya Saat Membuat A...
- Metallica Bertemu Guns N' Roses di Rock in Rio 201...
- Sejarah Rock in Rio dari Tahun ke Tahun
- Paramore akan ke Indonesia tanpa Farro Bersaudara
- Tips Menambah QR Code pada Artikel
- Tips Memendekkan URL Memakai Google Url Shortener
- Mata Pelajaran Facebook dan Twitter dalam Kurikulu...
- Dampak Positif Puasa dalam Pengobatan Tekanan Dara...
- Taqwacore: Musik dan Film Punk Islam
- Venus si Tumbuhan Pemangsa Serangga
- Tips Membubuhkan "Alt" pada Gambar
- Alamat Website Penting Seputar Fotografi
- Gambar 'kan Bercerita—Sisa Perjalanan Blogilicious...
- Gambar 'kan Bercerita—Sisa Perjalanan Blogilicious...
- Katarak Musuh Penglihatan
- Memiliki Mushola adalah Harga Mati
- Rejeki untuk Membeli Proton Exora Star
- Tips Agar Berbadan Langsing
- Rencana Gmail Menggulirkan Inbox Baru
- Membaca Buku Goodreads Via Android
- Dua Per Tiga Responden Memilih Google+ Dibanding F...
- Menunggu Payung Hukum Pencairan Gaji 13
- LED Nan Cantik, Elegan, dan Hemat Energi
- Tips (Rahasia) Tubuh Tetap Bugar Saat Berpuasa
- Pengakuan Pemain Sepakbola Dunia Tentang Masa Keci...
- Pengakuan Lionel Messi Tentang Masa Kecilnya
- Peristiwa Pahit Berlangganan Layanan Komunikasi
- 150 Band Lokal Mendaftar di Ajang Java Rockinland ...
- Dalam Hiatus Ed Kowalczyk Menggarap Album Solo
- ▼ July(32)
Rantai Makanan
Manusia adalah salah satu dari makhluk
hidup yang diciptakan Sang Pencipta sebagai makhluk sosial. Artinya ia
membutuhkan makhluk hidup lain dalam kehidupannya. Salah satu kebutuhan
pokok manusia dan makhluk hidup lainnya adalah makan. Dalam proses makan
ada yang disebut dengan rantai makanan. Rantai makanan adalah
perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri
organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan-herbivora-carnivora).
Pada setiap tahap pemindahan energi, 80%–90% energi potensial hilang
sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas
4-5 langkah saja. Dengan perkataan lain, semakin pendek rantai makanan
semakin besar pula energi yang tersedia.
Ada dua tipe dasar rantai makanan:
- Rantai makanan rerumputan (grazing food chain). Misalnya: tumbuhan-herbivora-carnivora.
- Rantai makanan sisa (detritus food chain). Bahan mati mikroorganisme (detrivora = organisme pemakan sisa) predator.
Macam-macam rantai makanan
Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam
rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai
saprofit.
- Rantai Pemangsa
- Rantai Parasit
- Rantai Saprofit
Rantai pemangsa landasan utamanya adalah
tumbuhan hijau sebagai produsen. Rantai pemangsa dimulai dari hewan
yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan hewan
karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir
pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3.
Rantai parasit dimulai dari organisme
besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme
parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu.
Rantai saprofit dimulai dari organisme
mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. Rantai-rantai di
atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya
sehingga membentuk faring-faring makanan.
Kumpulan dari rantai makanan nantinya
akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring
makanan.
Pada ekosistem, setiap organisme
mempunyai suatu peranan, ada yang berperan sebagai produsen, konsumen
ataupun dekomposer. Produsen adalah penghasil makanan untuk makhluk
hidup sedangkan konsumen adalah pemakan produsen. Produsen terdiri dari
organisme-organisme berklorofil (autotrof) yang mampu memproduksi
zat-zat organik dari zat-zat anorganik (melalui fotosintesis). Zat-zat
organik ini kemudian dimanfaatkan oleh organisme-organisme heterotrof
(manusia dan hewan) yang berperan sebagai konsumen.
Sebagai konsumen, hewan ada yang memakan
produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara
tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya
konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I, konsumen II,
dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen II, III, dan seterusnya
tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada
produsen, karena sumber makanan konsumen I adalah produsen. Peranan
makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan
bahkan jaring-jaring makanan. Perhatikan contoh sebuah rantai makanan
ini: daun berwarna hijau (Produsen) --> ulat (Konsumen I) --> ayam
(Konsumen II) --> musang (Konsumen III) --> macan (Konsumen
IV/Puncak). Coba Anda buat sebuah rantai makanan seperti contoh, Anda
pernah melakukannya sewaktu di SMP bukan?
Dalam ekosistem rantai makanan jarang
berlangsung dalam urutan linier seperti di atas, tetapi membentuk
jaring-jaring makanan (food web).
Peran dekomposer ditempati oleh
organisme yang bersifat saprofit, yaitu bakteri pengurai dan jamur
saproba. Keberadaan dekomposer sangat penting dalam ekosistem. Oleh
dekomposer, hewan atau tumbuhan yang mati akan diuraikan dan
dikembalikan ke tanah menjadi unsur hara (zat anorganik) yang penting
bagi pertumbuhan tumbuhan. Aktivitas pengurai juga menghasilkan gas
karbondioksida yang penting bagi fotosintesis. Coba Anda pikirkan apakah
yang terjadi jika di dunia ini tidak ada bakteri pengurai dan jamur
saproba?
Pada hakikatnya dalam organisasi
kehidupan tingkat ekosistem terjadi proses-proses sirkulasi materi,
transformasi, akumulasi energi, dan akumulasi materi melalui organisme.
Ekosistem juga merupakan suatu sistem yang terbuka dan dinamis. Keluar
masuknya energi dan materi bertujuan mempertahankan organisasinya serta
mempertahankan fungsinya. Zat-zat anorganik dalam suatu ekosistem tetap
konstan atau seimbang, mengapa? Ya, karena unsur-unsur kimia esensial
pembentuk protoplasma beredar dalam biosfer melalui siklus
biogeokimiawi. Contoh siklus biogeokimiawi adalah siklus carbon, siklus
oksigen, siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus sulfur. (Materi ini
akan Anda pelajari khusus pada materi Daur Biogeokimia.) Maka dari
itulah keseimbangan dalam ekosistem sangat penting untuk selalu terjaga.
Namun keseimbangan ekosistem dapat
terganggu jika komponen-komponen penyusunnya rusak atau bahkan hilang.
Apakah yang menjadi penyebab rusaknya keseimbangan ekosistem? Ya benar,
selain karena bencana alam, ekosistem dapat rusak akibat perbuatan
manusia. Coba Anda berikan contoh kerusakan ekosistem akibat bencana
alam? Ya betul, contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam adalah
letusan gunung berapi, dimana lahar panasnya dapat mematikan organisme
(hewan dan tumbuhan) dan mikroorganisme yang dilaluinya. Dapatkah Anda
berikan contoh lainnya? Coba Anda berikan pula contoh kerusakan
ekosistem akibat perbuatan manusia! Ya benar, penggundulan hutan, serta
pencemaran air, tanah dan udara. Dapatkah Anda berikan contoh lainnya?
Sumber : e-dukasi.net
Id.wikipedia.org
Id.wikipedia.org
| <Sebelumnya | Selanjutnya> |
|---|
Polling
Info Terkini
- Menguatkan karakter anak dengan bersyukur
- Defragmentasi Otak : Cara Cerdas Menjadi Cerdas
- Karakter Anak adalah Karakter Turunan
- Siapakah Guru Pendidikan Karakter?
- Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Sekolah
- 12 Cara Membuat Siswa Kreatif
- Sulit Belajar? Ini Solusinya!
- Kota Pekalongan menjadi Model Pembangunan Perpustakaan Digital Nasional
- Kurio, Tablet Android Khusus untuk Anak
- Microsoft Sedang Kembangkan "Office 15"
Popular
- Memahami rantai dan jaring makanan (62832 hits)
- Mengenal Bakteri (28730 hits)
- Ciri khusus makhluk hidup (23863 hits)
- Mengenal angin dan jenisnya (21725 hits)
- Proses Reproduksi Pada Tumbuhan (20312 hits)
- Proses Fotosintesis (19793 hits)
- Sistem Pernafasan Manusia (19513 hits)
- Tanaman Khas di Indonesia (18985 hits)
- Pentingnya Gizi Bagi Tubuh (16281 hits)
- Sejarah perkembangan Processor Intel (13038 hits)
Chat Box
Langganan:
Postingan (Atom)
Post a Comment
Sopan berkata santun bertutur.—terima kasih